Semarang, 29 Juni 2026 – Menjawab tantangan dan perwujudan nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Akademi Teknik PIKA berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa (Hima) ATPIKA sukses mengawali rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dimulai pada Senin, 29 Juni lalu. Rangkaian kegiatan sosial yang penuh kontribusi nyata ini dilaksanakan di TK Dharma Wanita Salamsari, Boja, dengan dukungan penuh dari Milan (PT Indocipta Wisesa) sebagai sponsor utama.
Dipandu dengan apik oleh perwakilan Hima ATPIKA selaku pelaksana lapangan, aksi kolaboratif ini menghadirkan program penataan serta revitalisasi fasilitas belajar dari dua sudut pandang kontribusi: kreativitas mahasiswa dan dukungan material industri kualitas tinggi.
Sebagai pilar utama pergerakan, para mahasiswa yang tergabung dalam HIMAATPIKA memaparkan sekaligus mengeksekusi langsung konsep perbaikan fasilitas sekolah, mulai dari pengecatan, pembuatan sarana edukasi kreatif, hingga penataan ruang kelas yang lebih ergonomis untuk anak-anak. Melalui aksi ini, mahasiswa ditekankan untuk mengaplikasikan ilmu teknik dan desain yang didapat di bangku kuliah agar berdampak langsung bagi pemenuhan kebutuhan nyata masyarakat.
Sementara itu, Milan (PT Indocipta Wisesa) memberikan dukungan penuh yang sangat krusial dalam penyediaan material dan bahan berkualitas untuk kelancaran proyek pengabdian ini. Keterlibatan aktif dari pihak industri ini membagikan perspektif nyata mengenai pentingnya sinergi Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mendukung sarana pendidikan usia dini di daerah, sekaligus memastikan bahwa fasilitas baru yang diserahkan memiliki standar keamanan dan ketahanan yang baik.

Melalui kerja sama interaktif ini, pihak TK Dharma Wanita Salamsari tidak hanya mendapatkan pembaruan fisik sekolah yang lebih ceria dan aman, tetapi juga menjadi bukti nyata strategi taktis penataan lingkungan belajar anak yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Acara Pengabdian kepada Masyarakat kolaborasi ATPIKA, HIMA ATPIKA, dan PT Indocipta Wisesa ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan pemenuhan fasilitas pendidikan di tingkat desa, sekaligus memotivasi para mahasiswa untuk terus mengasah empati serta kapasitas diri demi kemajuan sosial dan pendidikan tanah air.



