Semarang, 16 Juli 2026 – Menjawab tantangan dan dinamika dunia manufaktur yang semakin terdigitalisasi, gelaran Info Session #12 sukses dilaksanakan secara daring pada Kamis, 16 Juli lalu. Kali ini, acara berfokus pada topik yang sangat krusial bagi masa depan industri manufaktur kayu dan furnitur, yaitu “Manufaktur Furniture Full Otomatis: Manusia Masih Dibutuhkan?”.
Dipandu dengan apik oleh Ibu Rosita Kusumasari, S.T., M.M. selaku dosen ATPIKA dan moderator, sesi ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang mengupas tuntas era otomatisasi industri dari dua sudut pandang berbeda: akademisi dan praktisi manufaktur.
Sebagai pembicara pertama, Pak Arjanto Wibowo, S.Hut., M.Ars., selaku Dosen Manufaktur Furniture ATPIKA, memaparkan pentingnya penyelarasan kompetensi SDM di tengah masifnya penggunaan mesin berbasis otomatisasi. Beliau menekankan bahwa perkembangan teknologi mesin modern bukanlah ancaman, melainkan sarana untuk meningkatkan efisiensi dan presisi, di mana keahlian teknis serta pemahaman konseptual manusia tetap menjadi kemudi utamanya.
Sementara itu, Pak Valentino Surya dari Elementi Domus, membagikan perspektif praktis langsung dari industri manufaktur skala besar. Beliau membongkar bagaimana integrasi sistem otomatisasi diterapkan dalam proses produksi massal, sekaligus menegaskan bahwa sentuhan kustomisasi, kontrol kualitas (quality control), serta kreativitas analisis manusia merupakan elemen krusial yang tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh teknologi otomatis.
Melalui diskusi interaktif ini, peserta tidak hanya mendapatkan gambaran umum mengenai peta otomatisasi di industri furnitur global, tetapi juga strategi taktis dalam mempersiapkan keahlian (skillset) adaptif yang dicari oleh industri modern saat ini.
Acara Info Session #12 ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan informasi (information gap) bagi para calon profesional dan mahasiswa, sekaligus memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar dapat berkolaborasi secara efisien dengan teknologi manufaktur masa depan.


